Postingan

Menampilkan postingan dengan label ngoceh

Menulis #2

Saya mau janji. Janji ini muncul  dan tumbuh jadi keinginan karena memang saya ingin berjanji. Saya khawatir, janji saya ini tidak tulus dan suatu saat nanti luntur seiring saya lupa dengan janji saya ini. Terus terang saja, saya itu pelupa, sembrono, dan sialnya juga malas. Saya akui ini, dan sadar kalau hal-hal itu teramat mengganggu siklus hidup saya, dari bangun sampai bangun lagi. Tapi saya juga sadar, penyakit itu harus segera disembuhkan. Menulis di blog itu, seperti membuat catatan penting, walau terkadang tulisan-tulisan di dalamnya ada – bahkan banyak – yang tidak penting. Mulai dari curhat karena kehidupan asmara penulisnya yang buruk, catatan kuliah, resensi buku dan film, hasil petualangan rasa, dan banyak hal lainnya. Membuat catatan penting, karena blog adalah sebuah situs sejarah tentang kita, yang nanti membuat kita hidup lagi setelah kita benar-benar tiada dan musnah dari muka bumi ini. Walau pun setelahnya, saat hidup lagi karena tulisan-tulisan kita, mungk...

Surga Kecil dan Televisi yang Ada Disana

Gambar
Ruang dibagian tengah rumahku itu serasa jadi surga yang bapakku bangun untuk keluarganya, utamanya untukku, mungkin. Dulu Setiap kali lelah setelah pulang sekolah, ruang tengah itu akan selalu jadi tujuan pertamaku sesampainya di rumah. Sederhana, disana hanya ada sebuah dipan beralaskan kasur lipat dan sebuah televisi. Rebah sambil memegang remote kontrol dan memainkannya untuk mencari chanel tv yang ku suka. Mulai chanel yang berisikan film-film hollywood tanpa jeda iklan, hingga televisi yang khusus hanya menayangkan iklan-iklan produk peralatan rumah tangga, semuanya ku tonton. Apa yang menarik? Aku tak tahu, hanya saja saat aku melakukan aktifitas di depan televisi dengan posisi seperti itu, serasa nyaman dan lelah sirna seketika. Menyenangkan. Biasanya setiap kali keluargaku dari berbagai daerah kumpul, di ruang tengah itu tempat menjalin kebersamaan. Makan, tidur dan banyak hal menyenangkan lain yang terjadi disana. Kecilku dulu sepertinya juga banyak dihabiska...